Hacker, Kami Suka Dengan Kata Ini. Sejak Kami Kenal Internet Kami Sudah Suka Dengan Kata Hacker. Terserah Anda Mau Bilang Kami Apa, Yang Jelas Kami Bangga Menjadi Hacker.
Ya! Itulah Kami, Hacker Adalah Sebuah Impian Dan Imajinasi Tanpa Batas. Yang Setiap Orang Mungkin Tidak Bisa Memilikinya.
Hacker, Ya Itu Kami, Karena Dengan Kata Itulah Kami
Mau Belajar, Setidaknya Bisa Belajar Sendiri. Sebab Di Sekolah, Kampus,
Dan Di Lembaga Ilmu Pendidikan Kami Hanya Sedikit Mendapatkan Ilmu. Apa
Gunanya Kalau Bisanya Cuma: “Tolong Itu Di Pelajari Sendiri Ya?”. Lebih
Baik Kami Terinspirasi Dengan Kata Hacker Yang Membuat
Kami Maju Dan Semangat Untuk Belajar Dan Belajar Lagi. Orang Bodoh
Sekalipun Pasti Mau Belajar Kalau Mendengar Kata Hacker. Sampai Kami Sendiri Sering Mendengar: “Bagaimana Sih Caranya Jadi Hacker“. Ya! Itulah Kami, Inspirasi Tanpa Batas Dengan Menjadi Hacker.
Kami Hacker! Kami Tidak Peduli Apa Kata Orang, Yang
Jelas Kami Tahu Sendiri Itu Ada Dalam Diri Kami. Inilah Perjuangan Kami,
Inilah Takdir Kami, Inilah Jalan Kami, Inilah Darah Kami, Inilah
Pikiran Kami Dan Inilah Kehidupan Kami.
3 Maret 2011
2 Maret 2011
Manusia dan Tanggung Jawab
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Manusia di dalam hidupnya disamping sebagai makhluk Tuhan, makhluk individu, juga merupakan makhluk sosial. Di mana dalam kehidupannya di bebani tanggung jawab, mempunyai hak dan kewajiiban, dituntut pengabdian dan pengorbanan.
Tanggung jawab itu sendiri merupakan sifat yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita, hati kita, yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju hal positif. Nabi bersabda: "Mintalah petunjuk pada hati (nurani)mu."
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Manusia di dalam hidupnya disamping sebagai makhluk Tuhan, makhluk individu, juga merupakan makhluk sosial. Di mana dalam kehidupannya di bebani tanggung jawab, mempunyai hak dan kewajiiban, dituntut pengabdian dan pengorbanan.
Tanggung jawab itu sendiri merupakan sifat yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita, hati kita, yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju hal positif. Nabi bersabda: "Mintalah petunjuk pada hati (nurani)mu."
Langganan:
Komentar (Atom)